cedera kepala

Perawatan Pasien Cedera Kepala – Hallonurse.com

Posted on

Sharing is caring!

Perawatan Pasien Cedera Kepala – Hallonurse.com

cedera kepala

Pada saat memasuki musim penghujan angka kejadian lalu lintas meningkat dua kali lipat, jalanan berlubang dan licin menjadi penyebab kecelakaan. Kecelakaan inilah yang menjadi penyebab utama cidera kepala dari ringan sampai berat sehingga menjadi masalah kesehatan yang serius dan harus segera di berikan perawatan.

Cedera kepala merupakan trauma yang megenai otak yang disebabkan oleh benturan oleh kekuatan eksternal yang menimbulkan perubahan tingkat kesadaran, kemampuan kognitif dan fungsi fisik. Trauma pada kepala ini menyebabkan cidera pada kulit kepala, tengkorak dan jaringan otak hal ini bisa terjadi sendiri atau secara bersama- sama.

 

Penyebab

Cedera kepala disebabkan oleh :

  1. Kecelakaan lalu lintas
  2. Jatuh
  3. Kecelakaan industry
  4. Kecelakaan pada saat olah raga dan
  5. Luka pada saat persalinan.

 

Tanda dan gejala

Tanda dan gejala yang dapat terlihat adalah :

  1. Muntah tanpa nausea
  2. Nyeri pada lokasi cedera
  3. Mudah murah
  4. Hilang energy
  5. Pusing dan mata berkunang-kunang
  6. Orientasi terhadap waktu, tempat dan orang
  7. Tidak ada deficit neurologi
  8. Tidak ada ketidaknormalan pupil
  9. Ingatan sementara hilang
  10. Rhinorrhea
  11. Sakit kepala
  12. Peningkatan napas dan denyut nadi
  13. Kelumpuhan syaraf kranial

 

Baca Juga : Perawatan Pasien Bell’s Palsy

 

Penatalaksanaan medis

perawatan pasien cidera kepala

Penatalakasanaan pasien dengan cedera kepala meliputi :

  1. Non pembedahan

  • Glukokortikoid ( dexamethasone) untuk mengurangi edema
  • Diuretic osmotic (manitol) diberikan melalui jarum dengan filter untuk mengeluarkan Kristal- Kristal mikroskopik
  • Diuretic loop ( misalnya furosemide) untuk mengatasi peningkatan tekanan intracranial
  • Obat paralitik (pancuronium) di gunakan jika psien dnegan ventalasi mekanik untuk mengontrol kegelisahan atau agitasi yang dapat meningkatkan resiko peningkatan tekanan intracranial.

 

  1. Pembedahan

Kraniatomi diindikasikan untuk :

  • Mengatasi subdural atau epidural hematoma
  • Mengatasi peningkatan tekanan kranial yang tidak terkontrol
  • Mengobati hidrosepalus

 

Baca Juga : Perawatan Pasien Bell’s Palsy

 

Perawatan pasien cedera kepala

  1. Mengkaji kesadaran pasien , tingkah laku, fungsi sensorik dan motoric dan tanda-tanda pupil setiap 1-2 jam
  2. Memonitor tanda-tanda vital setiap 15 menit sampai dengan 1 jam sekali atau sesuai dengan kebutuhanmempertahankan aliran darah balik dari otak dengan meninnggikan bagian atas tempat tidur dan mempertahankan sikap kepala dan leher.
  3. Memonitor pemasukan dan pengeluatan , elektrolit, berat jenis urine sebagimana instruksi untuk menetapkan kemungkinan adanya ketidakseimbangan cairan yang mana dapat menyebabkan edema serebral
  4. Membatasi pemberian cairan ( biasanya 1400cc/24jam) untuk mencegah edema
  5. Memberikan obat-obatan sebagaimana nyang diistrusikan misalnya antiemetic dan analgesic
  6. Mempertahankan kepatenan jalan napas dengan memberikan posisi yang benar, penghisapan sekresi dan penggunaan gudel jika diperlukan.
  7. Mengajurkan napas dalam dan batsi batuk setiap 1-2 jam
  8. Mempertahankan kestabilan posisi kepala dan leher
  9. Memonitar aktivitas kejang
  10. Mengkaji aanya ottorea dan rhinorea untuk mendeteksi cairan serebrospinal
  11. Memonitor jika pasien mendapat obat steroid
  12. Melaporkan jika apengeluaran urin kurang daro 30 cc / jam atau berlebihan 200 cc / jam selam 2 jam berturut- turut
  13. Memonitor hasil pemeriksaan labotorium yang menunjukan adanya ketidakseimbangan cairan
  14. Memberikan cairan pengganti jika diperlukan
  15. Memonitor fungsi motoric dan sensorik setiap 1-2 jam dan setiap kebutuhan untuk menetapkan ststus neurologi sesuai kemampuan dan keterbatasan dalam pergerakan.
  16. Melakukan latihan ROM secara pasif setiap 2-4 jam untuk mencegah kontraktur dan atrofi
  17. Mengganti posisi saat pasien tidur setiap 2 jam sekali untuk mengurangi penekanan .

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *