keperawatan paliatif

Keperawatan Paliatif : Pengertian, Manfaat, Prosedure & Tipe Pasien

Posted on

Sharing is caring!

Keperawatan Paliatif : Pengertian, Manfaat, Prosedure & Tipe Pasien

keperawatan paliatif

Keperawatan Paliatif : Pengertian, Manfaat, Prosedure dan Tipe Pasien Yang Membutuhkan

 

Di Indonesia perkembangan teknologi, perubahan pola makan dan perubahan gaya hidup   menjadi penyebab utama timbulnya penyakit kronik. Penyakit kronik yang timbulkan menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian masyarakat, di karenakan mereka khawatir akan keadaaan fisik serta masalah finansial jika mereka mengalami penyakit kronik yang tidak bisa disembuhkan dengan perawatan kuratif atau memakai obat-obatan.

 

Minimnya pengetahuan tentang penyebab – penyebab terjadinya penyakit kronik menjadi alasan terbesar yang membuat angka kejadian penyakit kronik semakin meningkat. Hal ini tentu membutuhkan upaya untuk mencegah penyakit tersebut. Menjalani pola hidup sehat merupakan salah satu tujuan yang di anjurkan  pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.

 

Pengertian Keperawatan Paliatif

pengertian Keperawatan paliatif

Keperawatan paliatif  merupakan perawatan yang  dilakukan untuk upaya memperpanjang hidup disaat penyakit pasien tidak dapat dipulihkan atau disembuhkan dengan perawatan kuratif. Perawatan paliatif mulai di pakai untuk memperpanjang kualitas hidup pasien.  Perawatan paliatif sering dilakukan pada pasien kanker stadium akhir, aids yang belum ditemukan obatnya namun dengan adanya perawatan paliatif pelayanan diberikan untuk mengurangi gejala dan mengurangi dampak atas pelayanan yang diberikan oleh tim medis sehingga perawtan paliatif bisa dilakukan.

 

Keperawatan paliatif dibutuhkan kesabaran baik oleh tim medis, pasien dan keluarga pasien hal ini bertujuan untuk meningkatkan perasaan nyaman dan tentram bagi penderita penyakit kronik yang tidak bisa di obati.

 

Penyakit yang Membutuhkan Perawatan Paliatif

  1. Kanker stadium akhir
  2. Alzaimer
  3. Demensia
  4. Penyakit kardiovaskular
  5. Sirosis
  6. Penyakit paru kronik
  7. Diabetes mellitus
  8. HIV/AIDS
  9. Gagal ginjal
  10. Parkinson
  11. Gangguan system imunitas
  12. Meningitis
  13. Masalah pada system saraf.

 

Baca Juga : Perawatan Pasien Sirosis
Baca Juga : Hallonurse.com/Category/Perawatan-Pasien

 

Prosedur Perawatan Paliatif

Keperawatan paliatif diberikan  pada pasien yang menderita penyakit kroniks  yang bertujuan untuk meminalisir dampak dari pada penyakit pasien tersebut yang terdiri dari gangguan fisik, gangguan emosi dan sosial dan yang berkaitan dengan masalah finansial.

 

Ganguan fisik yang sering ditimbulkan adalah nyeri, sesak napas, susah tidur dan berbagai keluhan lain yang dapat mengganngu kenyamanan tubuh. Gangguan emosi dan social akan timbul pada seseorang yang menderita penyakit serius yang tidak bisa disembuhkan dengan perawatan kuratif lebih cenderung sering marah,sedih dan emosi yang tidak terkontrol hal ini yang menjadi alasan pada pasien dengan penyakit tersebut dapat dilakukan perawatan yang mencakup pada psikososialnya.

 

Masalah finansial di saat sakit merupakan sesuatu yang tidak bisa dipungkiri, hal ini di karenakan tingginya biaya pengobataan saat ini, sehingga perawat atau paramedis harus menjelaskan dengan secara detail perihal biaya pengobatan pada pasien paliatif.

 

Manfaat Perawatan Pada Pasien Paliatif

Pelayanan pada perawatan ini mampu mengatasi gejala- gejala yang ditimbulkan oleh pasien serta dapat mengontrol emosi  yang dapat  membuat komunikasi antara pasien dan keluarga dilakukan dengan baik dan pasien dapat memperbaiki kualitas hidup dengan rasa nyaman dalam dirinya.

 

Perawatan pasien paliatif dilakukan oleh berbagai profesi yang berkaitan dengan kesehatan fisik maupun  rohani yaitu terdiri dari tim medis dokter, perawat, ahli gizi, fisioterapi dan juga psikologis.

 

Peningkatan kualitas hidup pasien dilakukan agar masyarakat terhindar dari berbagai gejala – gejala penyakit kronik,  hal ini dikarenakan jika angka kejadian penyakit kronik meningkat akan mengakibatkan lonjakan pasien pada fasilitas kesehatan.

 

Umunya penyakit –penyakit kronik mendapatkan perawatan kuratif yang diberikan oleh tim medis tidak bertujuan untuk menyembuhkan namun hanya mengurangi gejala- gejala yang ditimbulkan. Hal ini juga menjadi alasan munculnya perawatan pasien dengan paliatif

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *