Bells Palsy adalah

Pengertian dan Cara Perawatan Pasien Bell’s Palsy – Hallonurse

Posted on

Sharing is caring!

Mengenal penyakit bell’s palsy

Bells Palsy adalah
image : madindia.net

Bell’s palsy dan stroke Secara kasat mata tanda dan gejala bell’s palsy  terlihat mirip dengan penyakit stroke karena wajah terlihat mencong ke kiri atau kekanan namun ternyata walaupun sama-sama terjadi gangguan pada neurologis wajah namun penyebabnya berbeda dan kedua penyakit ini tidak bisa disamakan.

 

Bell’s palsy adalah gangguan pada otot wajah yang menyebabkan paralisis yang terisolasi pada nervus fasialis tanpa ketidaknormalan pada syaraf lain. Bell’s palsy merupakan serangan paralisis otot wajah yang datang dengan tiba-tiba dan sering terjadi karena udara dingin. Bell’s palsy sering menyerang kelompok usia 30-60 tahun. walaupun belum diketahui penyebab bell’s palsy Pengggunaan ac yang langsung menyemburkan ke area wajah juga bisa menjadi salah satu penyebab dari penyakit bell’s palsy ini. Namun beberapa hipotesis  menunjukan bahwa hipotesis bahwa bell’s palsy disebabkan oleh virus.

 

Sedangkan stroke merupakan penyakit yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak yang disebabkan oleh hipertensi yang tidak terkontrol  yang menyembabkan kelumpuhan pada daerah ekstremitas dan wajah, Tentu hal ini sangat berbeda dengan penyakit bell’s palsy.

Baca Juga : Stroke dan Cara Perawatannya

 

Penyebab bell’s palsy

perawatan pasien bells palsy
image : Cleveland Clinic

 

Bell’s palsy disebabkan oleh masuknya kuman yang menyebabkan infeksi  sehingga terjadi peradangan pada syaraf kranial (NVII) yang merupakan syaraf facial dan otot wajah menjadi edema pada daerah wajah. Meskipun belum diketahui pasti penyebab spesifik, namun adanya beberapa hipotesa bahwa bell’s palsy disebabkan oleh virus danBell’s palsy banyak terjadi pada musim dingin.

 

Tanda dan gejala penyakit bell’s palsy adalah sebagai berikut :

  1. Paralisis pada wajah yang terjadi pada salah satu sisi
  2. Terjadi kesulitan menelan makanan dengan makanan yang terkumpul pada pipi yang paralisis.
  3. Nyeri pada salah satu sisi wajah sebelum terjadi paralisis
  4. Ketidakmampuan menutup mata secara lengkap pada sisi yang dipengaruhi
  5. Sudut mulut pada wajah yang di pengaruhi terlihat menurun
  6. Ketidakmampuan senyum/mengerut pada sisi wajah yang terkena
  7. Pengeluaran air mata pada mata yang tidak bisa di tutup
  8. Ketidkmampuan untuk mengunyah makanan pada sisi yang terkena,
  9. Menurunnya saliva
  10. Tidak ada reflek kornea

Baca Juga : Stroke dan Cara Perawatannya

 

Perawatan  yang dibutuhkan untuk Pasien bell’s palsy

Penatalaksanaan medis pada pasien dengan bell’s palsy adalah :

  1. Memberikan terapi prednisone dan analgetik
  2. Memberikan perlindungan mata dari abrasi
  3. Kompres hangat dan
  4. Instruksikan diet untuk pasien yang tidak bisa mengunyah dan menelan.
  5. Memberikan makanan yang lembut / lunak agar mudah untuk ikunyah dan tidak terlalu panas/ dingin untuk mencegah nyeri atau luka pada mukosa mulut.
  6. Memonitor turgor kulit dan berat badan pasien untuk mengetahui status cairan dan nutrisi pasien.
  7. Meberikan perawatan kebersihan mulut pasien setiap 2 jam
  8. Memberiakan perawatan mata setiap dua jam sekali dengan menggunakan tetes mata agar mencegah mata dari infeksi
  9. Menggunakan kaca mata sangat dianjurkan untuk menghindari paparan sinar matahari dan debu
  10. Meningkatkan pengetahuan tentang perawatan pada penyakit pasien bell’s palsy
  11. Memberikan latihan kekuatan otot wajah
  12. Menganjurkan kepada pasien untuk mengungkapkan perasaan tentang perubahan penampilan yang ada pada dirinya dan berikan umpan positif agar pasien tidak mengalami harga diri rendah di sebabkan oleh perubahan penampilan fisik yang secra tiba- tiba

Inilah sedikit ulasan tentang penyakit bell’s palsy,walaupun penyakit bell’s palsy mempunyai kemiripan tanda dan gejala dengan stroke namun kedua penyakit ini berbeda beda penyebab dan bea penanganan, melakukan olahraga teratur dan perbanyak konsumsi air putih dan melakukan pola makan sehat dengan megurangi konsumsi junk food merupakan landasan untuk hidup sehat.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *