Peran Perawat dan Asisten Perawat Dalam Pemberian Perawatan Utama

Posted on

Sharing is caring!

Peran Perawat dan Asisten Perawat Dalam Pemberian Perawatan Utama

Anggota dari kelompok tenaga medis sangat banyak sekali. Termasuk asisten perawat yang  biasanya dipimpin oleh seorang Ners, ialah Seorang perawat yang telah menempuh pendidikan Sarjana Keperawatan dan pendidikan keprofesian. Asisten perawat memiliki peran besar dalam masa perawatan pasien. Peran perawat dan asisten dalam pemberian perawatan utama merupakan pelayanan maksimal untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Kebutuhan pasien sendiri sangat banyak. Perawat dan Asisten perawat berperan sebagai pengasuh, konsultan, edukator, koordinator, hingga pembaharuan. Tahapan dan kelancaran masa perawatan pasien dipegang oleh asisten perawat yang telah melalui pendidikan khusus dan merupakan tenaga medis profesional.

Baca Juga : Cara menjadi perawat profesional

 

Memberi Pelayanan Secara Meluas dan Memenuhi Segala Aspek

Mungkin tidak sedikit dari Anda yang masih kurang paham betapa besarnya peranan asisten perawat dan menganggap asisten perawat adalah ‘pembantu suster’. Sebenarnya kita selalu mendapat pelayanan basic lebih dulu dari asisten perawat ketika mengunjungi rumah sakit. Contohnya dalam kegiatan konsultasi dokter atau melakukan check up.

Dari sini, sudah terbayang bukan seberapa berpengaruhnya peran asisten perawat dalam kegiatan di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan? Seorang asisten perawat bahkan menjalani tugas-tugas dalam perawatan utama dari pasien.

 

Peran Perawat dan Asisten Perawat Sesuai Dengan Konsorsium Ilmu Kesehatan

Untuk lebih jelasnya, berikut peranan asisten perawat dan perawat sesuai dengan konsorsium ilmu kesehatan:

  • Pemberi Asuhan Keperawatan

Pertama ialah pemberi asukan keperawatan. Perawat memiliki peran dalam mengecek dan memperhatikan kondisi pasien sehingga paham kebutuhan pasien tersebut. Tugas ini bertujuan untuk menentukan diagnosis awal yang mana nantinya menjadi patokan perencanaan dan pelaksanaan tindakan lebih lanjut. Tindakan tepat dan memenuhi kebutuhan dasar pasien.

  • Menjadi Advokat Klien

Disini,  perawat memiliki peran sebagai advokat yang memastikan klien yaitu pasien dan keluarganya mendapatkan hak-hak yang seharusnya didapatkan. Hak-hak tersebut di antaranya hak pelayanan, hak informasi penyakit, hak privasi, hak penentuan nasib, serta hak ganti rugi yang diakibatkan terjadinya kelalaian.

  • Seorang Edukator

Berikutnya perawat merupakan edukator atau memberikan edukasi kepada klien untuk membantu meningkatkan pengetahuan seputar kesehatan. Contohnya tentang gejala penyakit, gejala kenaikan/penurunan tingkat penyakit, dan tindakan apa yang paling pas diberikan. Sehingga klien mampu mandiri menghadapi berbagai masalah kesehatan yang akan dihadapi.

  • Seorang Koordinator

Perawat merupakan koordinator yang mana merencanakan, mengarahkan, dan mengorganisir pelayanan kesehatan. Meliputi seluruh tim medis. Tujuannya agar pemberian pelayanan bisa terarah sesuai dengan kebutuhan pasien atau klien.

  • Seorang Kolaborator

Perawat memiliki peran sebagai kolaborator karena melengkapi sebuah tim medis kesehatan yang meliputi dokter, ahli gizi, fisioterapis, ahli anestesi, dan lainnya. Pelayanan yang diberikan merupakan hasil dari diskusi dan tukar pendapat bersama satu tim.

  • Seorang Konsultan

Keenam, seorang perawat adalah seorang konsultan bagi klien. Hal ini berhubungan dengan bagaimana seorang asisten perawat akan memberi bantuan dalam menyelesaikan masalah kesehatan, seperti tindak yang harus diambil dan perawatan yang tepat. Biasanya asisten perawat akan didampingi oleh Ners atau atas interaksi Ners.

  • Berperan Dalam Pembaharuan

Terakhir, peran asisten perawat ialah menjadi seseorang yang terlibat dalam perubahan secara sistematis dan terarah pada pelayanan keperawatan.

Maka dari itu peran perawat dan asisten perawat dalam pemberian perawatan pasien begitu besar. Karena pada dasarnya perawat dan asisten perawat memberi pelayanan yang sesuai dengan interuksi dan hasil diskusi bersama tim medis profesional. Bukan hanya untuk klien yaitu pasien dan anggota keluarganya, tetapi berpengaruh juga terhadap tingkat kesehatan lingkungan.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *