perawatan pasien leukimia

Perawatan Pasien Leukimia di Rumah – Hallonurse.com

Posted on

Sharing is caring!

Perawatan Pasien Leukimia di Rumah – Hallonurse.com

perawatan pasien leukimia

 

Pengertian dan Penyebab Leukima

Pengertian dan Cara Perawatan Pasien Leukiia Di Rumah – Leukemia atau istilah orang indonesia menyebutnya dengan leukimia, merupakan penyakit neoplastic yang ditandai dengan adanya proliferasi abnormal dari sel- sel hematopoitik ( Sylvia Anderson, 1995). Leukemia sendiri juga merupakan penyakit maligna yang disebabkan oleh overproduksi tipe sel darah putih tertentu. Biasanya sel- sel  imatur dalam sumsum tulang.

 

Penyebab leukemia sebagian besar tidak ketahui namun keadaan genetic pada kembar monozigot dan sindrom down lebih banyak di temukan pada pasien leukemia, sering terpapar dengan zat kimia berupa benzene, arsen, kloromfenikol, fenilbutazon juga merupakan salah satu factor darim penyebab leukemia.

 

Bagi manusia yang berada dalam kondisi normal dan sehat, radiasi dan kemoterapi juga menjadi bagian dari penyebab terjadinya leukemia dan terakhir defisiensi imun dan seringnya terserang infeksi virus juga menjadi bagian dari etiologi leukemia. Namun bagi pasien yang sudah terkena leukimia, kemoterapi bisa menjadi alternatif dalam penanganannya.

 

Leukemia mempunyai sifat khas yang tidak teratur atau akumulasi sel darah putih dalam sum-  sum tulang menggantikan elemen sumsum tulang normal.

 

Adanya overproduksi sel arah putih dan imatur dari sel – sel darah putih yang membuat strukturnya tidak normal , produksi sel arah putih yang meningkat yang menekan produksi sel- sel darah yang lain sehingga menurunkan produksi eritrosit yang mengakibatkan anemia, kemudian hal ini juga menyebabkan tombosit menurun yang juga mengakibatkan trombositopenia yaitu mengakibatkan mudahnya terjadi pendarahan dan keadaan leukopenia yang menyebabkan mudahnya seseorang yang mengalami leukemia terpapar infeksi  pada pasien leukemia hal ini disebabkan oleh karena sel darah putih yang normal menjadi sangat sedikit .

 

Sel –sel kanker darah  putih juga dapat meng invasi pada sum- sum tulang yang menyebabkan tulang  menjadi rapuh dan nyeri tulang dan terjadi in filtrasi keberbagai organ yang menyebabkan pembesaran limpa dan kelenjar limfe.

 

Perkembangan yang dapat ditimbulkan pada pasien dengan leukemia pada organ kardiovaskular di tandai dengan anemia,lemah, letih, lesu , pucat, takhikardi, tekanan darah menunrun, palpitasi, murmur juga mungkin terjadi. Sedangkan pada pernapasan komplikasi yang mungkin muncul itu sesak, kesulitan bernapas , napas pendek , bunyi napas abnormal.

 

Pada kulit biasanya kulit terlihat pucat, dingin, konjungtiva anemis, adanya perdarahan pada kulit petekhie, perdarahan pada gusi serta infeksi pada rongga mulut. Sedangkan pada gastrointestinal aalah meningkatnya resiko perdarahan, mual dan tidak nafsu makan, adanya darah dalam feses , terjadi konstipasi ( susah buang air besar) dan menurunnya berat badan. Pada tulang juga terdapat adanya nyeri tulang dan persendian yang menyebabkan pasien leukemia kelelahan.

 

Cara Identifikasi Leukimia

perawatan pasien leukimia di rumah
image : detik.com

Sebelum melakukan perawatan pasien leukimia, perlu dilakukan ujicoba dan diagnosa dari dokter ahli untuk mengidentifikasinya, namun biasanya leukemia dapat diketahui dengan tes darah tepi , hasil dari pemeriksaan diagnostic  di temukan hemoglobin rendah, trombositopenia ( mudah terjadi pendarahan ) dan meningkatnya leukosit.

 

Selain pemeriksaan sel darah pemeriksaan sum – sum tulang juga merupakan test diagnostic yang sangat penting untuk mendiagnosis adanya sel- sel maligna dan adanya peningkatan sel , untuk mennentukan jenis leukemia bisa di lakukan ters immonuphenotyping.

 

Penanganan Awal Leukimia

Penanganan awal perawatan pasien leukemia dapat lakukan dengan radioterapi dan kemoterapi , dilakukan ketika sel  leukemia sudah terjadi metastasis, kemoterapi dilakukan juga pada fase dimana gejala klinis menghilang  disertai blast dalm sumsum tulang menghilang yang bertujuan mempertahankan remisi selama mungkin.

 

Terapi modalitas juga dikenal untuk menceagah komplikasi , karena adanya anemia, perdarahan dan infeksi pemberian antibiotic dan transfuse dapat diberikan pada terapi ini  hal ini diberikan untuk menurunkan paparan mikroorganisme dengan isolasi , dan terakhir dengan cara transplantasi sumsum tulang belakang  merupakan alternative terbaik dalm penanganan leukemia. Terapi ini juga bisa dilakukan pada pasien dengan limphoma dan anemia aplastic.

Baca Juga : Perawatan Pasien Stroke di Rumah

 

Perawatan Pasien Leukimia Di Rumah

pada perawatan pasien leukimia yang terdiagnosa leukemia yang harus di perhatikan adalah psikososial  biasanya pasien dengan leukemia akan mengalami kecemasan karena ada anggapan pasti buruk dan berakhir pada kematian.

 

Selain itu terapi obat – obatan rutin juga dalam jangka waktu lama menimbulkan kebosanan , dan efek samping dari pengobatan juga yang dapat menimbulkan perubahan pada tubuh pasien sehingga berpotensi  adanya masalah bodi image dan citra diri. Pada keadaaan ini di berikan support system yang baik, keluarga dan perawat sangant dibutuhkan dalam meningkatkan koping pasien.

 

Pasein dengan leukemia merupakan pasien yang memiliki resiko  tinggi terjadinya infeksi perawatan yang harus ilakukan dirumah dengan cara menempatkan pasien khusus  hal ini bertujuan untuk menurunkan resiko infeksi silang, karena daya tahan tubuh yang rendah, menganjurkan kepda pengunjung atau anggota keluarga lain sebelum kontak dengan pasien kerana infeksi silang dapat dibawa oleh pengunjung atau anggota keluarga yang lain, menganjurkan cuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan diri  ini bertujuan untuk mengurangi resiko infeksi , menggunakan masker mulut  karena penularan mikroorganisme dapat terjadi melalui mulut.

 

Menganjurkan pasien untuk tidak memakan sayuran dan buah- buahan mentah karena sayuran dan buah- buahan mentah lebih banyak mikroorganismenya dibandingkan yang sudah dimasak. Melakukan tindakan invasive seminal mungkin karena tindakan invasive  menjadi  jalan masuk  kuman kedalam tubuh. Memberikan nutrisi tinggi kalori dan tinggi protein  agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh , memonitor suhu tubuh pasien peningkatan suhu tubuh merupakan salah satu indicator adanya infeksi , dan melakukan pemberian pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga  tentang resiko infeksi sangat di butuhkan karena dukungan dari keluarga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Inilah beberapa ulasan kami tentang perawatan pasien leukimia yang bisa anda coba lakukan sendiri dirumah.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *