SOP Pemeriksaan Tanda – Tanda Vital Menghitung Denyut Nadi

Posted on

Sharing is caring!

SOP Pemeriksaan Tanda – Tanda Vital Menghitung Denyut Nadi

 

Denyut nadi merupakan gambaran dari detak jantung yang mana nilainya atau standarisasinya sudah di tentukan titik kenormalannya. Denyut nadi sendiri bisa dirasakan dipergelangan tangan ataupun pada bagian leher bawah.

Menghitung dan memantau jumlah denyut nadi merupakan bagian dari pengawasan akan kondisi pasien. Maka dari itu dibutuhkan perhitungan yang tepat dari seorang perawat untuk membantu dan memberikan data kepeda dokter penanggung jawab pasien dalam menganalisa dan mendiagnosa kondisi pasien.

Proses perhitungan denyut nadi harus dilakukan dengan benar agar dapat mengetahui jumlah detak denyut nadi pasien. Apakah sudah dalam kondisi normal atau belum. Yang mana standarisasi jumlah denyut nadi disesuaikan dengan usia pasien.

Berikut kami informasikan standarisasi denyut nadi berdasarkan usia :

  • Usia dibawah 1 tahun, 100 sampai dengan 160 kali / menit
  • Usia 1 – 10 tahun, 70 sampai dengan 120 kali / menit
  • Usia 11 – 17 tahun, 60 sampai dengan 100 kali / menit
  • Usia lebih dari 18 tahun, 60 sampai dengan 100 kali / menit

Baca juga : SOP pemeriksaan suhu tubuh

 

Berikut ini adalah standar oprasional prosedure Pemeriksaan Tanda – Tanda Vital Menghitung Denyut Nadi :

Definisi

  • Arteri radialis pada pergelangan tangan
  • Arteri brachialis pada siku bagian dalam
  • Arteri carotis pada leher
  • Arteri temporalis pada pada pelipis
  • Arteri femoralis pada lipatan paha
  • Arteri dorsalis pedis pada kaki
  • Arteri frontalis pada ubun – ubun ( bayi )

 

Tujuan

Mengetahui jumlah denyut nadi dalam satu menit

 

Prinsip

Memperhatikan respon pasien, tidak melelahkan pasien dan menjaga privasi pasien

 

Alat

  • Arloji tangan dengan penunjuk detik atau dengan poisteller
  • Buku catatan suhu dan nadi
  • Pada saat pengukuran nadi, pasien dalam posisi berbaring atau duduk

 

SOP Pemeriksaan Tanda – Tanda Vital Menghitung Denyut Nadi

Tindakan

  • Pasien diberi penjelasan tentang hal – hal yang akan dilakukan
  • Mengucapkan salam terapeutik
  • Melakukan evaluasi / validasi
  • Melakukan kontrak baik waktu, tempat dan topic
  • Menjelaskan langkah – langkah tindakan
  • Mencuci tangan
  • Mempersiapkan alat
  • Menghitung denyut nadi dilakukan bersamaan dengan pengukuran suhu
  • Pada waktu menghitung denyut nadi, pasien harus benar – benar istirahat pada posisi berbaring atau duduk
  • Penghitungan dilakukan dengan cara menempelkan jari telunjuk dan jari tengah diatas arteri selama setengah menit dan hasilnya dikalikan dua
  • Khusus pada anak – anak perhitungan dilakukan selama satu menit
  • Mengevaluasi respon pasien
  • Merencanakan tindakan lanjut
  • Melakukan kontrak yang akan datang
  • Melakukan dokumentasi tindakan dan hasil

 

Dokumentasi

Hasil pemeriksaan fisik dalam formulir pengkajian

Sharing is caring!