SOP Teknik Distraksi Memberikan Rasa Nyaman Kepada Pasien – Hallonurse

Posted on

Sharing is caring!

sop teknik distraksi
hallonurse.com – SOP Teknik Distraksi

SOP Teknik Distraksi Memberikan Rasa Nyaman Kepada Pasien – Hallonurse

 

Defenisi

Mengalihkan perhatian pada hal lain selain rasa nyeri dengan metode : relaksasi massage dan slow rhythmic breating, rhythmic singing & tiping, active listening, guided imager.

 

Tujuan

  • Menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri
  • Meningkatkan perasaan relaksasi
  • Menurunkan tekanan darah, nadi dan pernafasan
  • Menurunkan konsumsi oksigen
  • Menurunkan ketegangan otot
  • Menurunkan BMR
  • Meningkatkan konsumsi pada suatu ide
  • Meminimalkan perhatian pada stimulus eksternal

 

Prinsip

  • Posisi yang tepat
  • Pikiran beristirahat
  • Lingkungan yang tenang

 

Alat

  • Bahan bacaan
  • Audiovisual ( music, TV, Majalah Gambar, dan lain – lain )

 

Baca juga : SOP Pemijatan ( Massage )

 

SOP Teknik Distraksi

Tindakan

  • Memberikan penjelasan tindakan di awal
  • Memberikan salam
  • Memberikan kontrak waktu, tempat dan pembahasan
  • Menjelaskan tujuan, manfaat dan langkah – langkah
  • Mencuci tangan
  • Menyiapkan alat
  • Anjurkan pasien untuk posisi rileks, mengistirahatkan pikiran, dan semua bagian tubuh disokong, fleksikan sendi, otot – otot tidak tertarik dan pelan – pelan di anjurkan memandang sekeliling ruangan secara perlahan dan tersenyum serta mengendorkan geraham bawah.
  • Bimbing pasien untuk melakukan salah satu cara berikut :

Relaksasi, dengan langkah :

Posisi klien rileks, dapat duduk atau berbaring terlentang, instruksikan agar :

  • Menghirup nafas dalam, sehingga rongga paru berisi udara yang bersih
  • Menghembuskan udara dan membiarkan keluar dari setiap anggota tubuh, dan pasien diminta memusatkan perhatian
  • Bernafas dalam, kemudian menghembuskan perlahan dan merasakan saat udara mengalir dari tangan menuju paru, kemudian udara dibuang keluar. Pasien diminta memusatkan perhatian pada kaki tangan, udara yang keluar dan merasakan kehangatan.

Setelah rileks, perlahan – lahan irama pernafasan ditambah. Gunakan pernafasan  dada atau abdomen. Bila frekuensi nyeri bertambah, gunakan pernafasan dangkal dengan frekuensi lebih cepat.

√ Active listening : klien di anjurkan mendengarkan music dan konsentrasi pada irama dengan mengetuk jari tangan atau kaki

√ Massage & slow rhythmic breating : instruksikan pasien bernafas teratur & pada waktu yang sama lakukan massage pada bagian tubuh dengan gerakan memutar.

Rhythmic singing & Staping : instruksikan pasien untuk menyanyi dan konsentrasikan perhatian pada kata – kata dan irama, anjurkan untuk mengetuk jari tangan dan kaki, menyanyi dengan keras atau cepat sesuai intensitas nyeri.

Guided imager : anjurkan pasien membayangkan sesuatu dalam fikirannya, konsentrasi terhadap imajinasinya.

  • Mengevalusi respons pasien
  • Menyiapakan tindakan lanjutan
  • Menyiapkan kontrak lanjutan
  • Melakukan dokumentasi tindakan dan hasil

 

Dokumentasi

  • Hasil pelaksanaan distraksi atau respon pasien terhadap perubahan nyeri dan relaksasi
  • Waktu pelaksanaan
  • Pendidikan kesehatan ( PenKes ) yang telah diberikan dan pemahaman pasien

 

Itulah SOP teknik distraksi agar mampu memberikan rasa nyaman kepada pasien.

Sharing is caring!